Jalan ini yang kupilih kawan!!

Diposting oleh Unknown , Rabu, 01 Desember 2010 07.43

Diawali langkah kecil, mencoba bermimpi dan memperjuangkan hal besar.

Jam menunjukan 7.20 nanti ujian susulan tekwan dan kuliah sampe 16.50. harus tetap semangat..
hmm, sebelum menjalani rutinitas pengen ngeblog dulu, membebaskan pikiran.. haha..

ok, kita mulai...

akhir-akhir ini banyak kekhawatiran yang menghinggapi saya. tentang banyak hal, kuliah, organisasi, dan Masa Depan. Kuliah adalah kewajiban saya kepada orang tua dan peran masa depan sebagai mahasiswa, sedangkan organisasi kata pak Anis Baswedan adalah wujud Peran Kekinian mahasiswa untuk berkontribusi kepada masyarakat. bukan sok2 an lho, hanya membela diri,hahaha...

 Jalan ini masih panjang  dan abu-abu, tapi tetap optimis dengan semangat dan Do'a mewujudkan mimpi dan harapan.


Dengan pilihan itu banyak pilihan-pilihan sulit yang harus diambil, tapi itu adalah konsekuensi dari pilihan kita sendiri, berani memilih berani bertanggungjawab. tapi satu keyakinan seperti kata pak Mario Teguh, Kesuksesan dan keberhasilan itu datang dari kebaikan-kebaikan kecil yang kita perbuat. Semoga jalan ini adalah langkah untuk mengarahkan segenap potensi yang bisa dikontribusikan dan diberikan secara optimal menjadi kebaikan-kabaikan kecil.
Selain itu kiprah kita untuk ikut dalam organisasi memberikan banyak manfaat, membuat kita tau tentang kemampuan kepemimpinan, manajemen dan yang terpenting berani Bermimpi dan mencoba mewujudkan mimpi itu. Kata bang Andrea: Bermimpilah, maka Tuhan Akan Memeluk mimpi-mimpimu.. kisah abang dai Belitong dalam buku edensor, sangat INSPIRATIF!. 
itulah kawan Berani Memilih berani Bertanggungjawab, saat Kita dituntut berkontibusi sampai jungkir balik..
kita harus tetap sabar dan ikhlas, Jangan cengeng sedikit-sedikit minta perhatian.. Karena niat utama kita karena Alloh SWT sebagai wahana kontribusi potensi menjadi kebaikan-kebaikan kecil. Kuatkan Saya ya Rabb.
"Karena kita kuliah tidak hanya untuk memperoleh ijazah, tapi untuk menghasilkan lulusan yang Berjiwa Besar" dari film Three Idiot.

Dengan Kesederhanan Meraih Kesempurnaan!!

Diposting oleh Unknown , Selasa, 30 November 2010 15.43

Diawali langkah kecil, mencoba bermimpi dan memperjuangkan hal besar.

Ayo kita mulai, pengen ngobrol tentang cinta.. hehe, yang satu ini selalu menarik tak kan lekang oleh waktu (Kata kerispatih. Cinta bagi saya sangat berbeda, bagi sebagian orang cinta itu indah, menarik dan menyenangkan. hmm.. namun bagi saya cinta itu seperti politik, penuh intrik, konflik kepentingan dan perlu strategi jitu. Setidaknya itu yang selama ini saya lihat, cinta kini menjadi tidak terlalu berharga dan berarti begitu saja diobral ditawarkan dan dijual. rayuan diobral habis-habisan dengan kedok cinta namun untuk tujuan lain, macam agen rahasia saja demi uang, harta, prestise, kehormatan, gengsi. Cinta bagaikan alat politik membodohi rakyat, ditindas, terinjak dan terhempas.

Namun semua telah berubah kawan, kini saya lebih mengerti apakah cinta itu sebenarnya. saat satu bidadari surga itu datang dan mengajarkan banyak hal.



cinta itu sederhana. sesederhana kita melihat orang yang kita cintai tanpa make up, sesederhana ucapan terimakasih yang tulus, sesederhana senyuman yang mengembang, dan sesederhana orang yang kita cintai mampu menjaga diri maupun kehormatannya.

Indahnya taman surga

Sekarang cinta tak lagi seperti intrik politik bagi saya, kini indahnya seperti taman surga saat aku dan kamu bertemu disana bersama anak2 kita kelak, sesederhana kesabaran kita menanti saat itu tiba. Saat penantian yang panjang, diakhiri dengan komitmen menyempurnakan separuh agama. Cinta ditempatkan pada posisi yang seharusnya, karena Kecintaan yang paling tinggi hanya kepada-Nya. jadi sudah seharusnya kita mencintai karena-Nya. Kuatkan jiwa2 kami ya Rabb, menjadi hamba yang engkau ridhoi adalah Pencapaian besar yang kami harapkan.

Film: A Beautyfull Mind

Diposting oleh Unknown , Kamis, 09 September 2010 15.56


Film A Beautiful Mind mengisahkan seorang matematikawan John Nash (Russel Crowe) peraih nobel dalam bidang ilmu ekonomi pada tahun 1994. Dia adalah seorang matematikawan jenius tapi tak simpatik dan agak apatis. Dimulai tahun 1947 ketika dia bersekolah di perguruan tinggi Princeton dengan mendapat beasiswa Carniege. John Nash merupakan mahasiswa yang unik, ia tidak menyukai perkuliahan dan suka membolos, karena menurutnya berkuliah hanya membuang waktu saja dan mengekang kreativitas seseorang, dan hanya membuat otak menjadi tumpul (Classes will dull your mind, destroy the potential for authentic creativity). Nash lebih suka belajar secara otodidak, memahami dan memecahkan dinamika pergerakan natural melalui pemikirannya sendiri yang sangat kreatif. Nash lebih banyak meluangkan waktu di luar kelas demi mendapatkan ide orisinil untuk meraih gelar doktornya. Akhirnya dia berhasil diterima di pusat penelitian bergengsi, Wheeler Defense Lab di MIT.
Di lain sisi Nash mengidap penyakit gangguan jiwa skizofrenia yaitu suatu gangguan jiwa dimana penderitanya tidak bisa membedakan antara halusinasi dan kenyataan. Sebenarnya penyakitnya tersebut sudah dideritanya sejak dia berada di Princeton, namun semakin parah ketika ia mengajar di MIT. Hidup Nash mulai berubah ketika ia diminta Pentagon memecahkan kode rahasia yang dikirim tentara Sovyet. Di sana, ia bertemu agen rahasia William Parcher. Dari agen rahasia tersebut, ia diberi pekerjaan sebagai mata-mata. Pekerjaan barunya ini membuat Nash terobsesi sampai ia lupa waktu dan hidup di dunianya sendiri.