From Ngayogyakarto to New York

Diposting oleh Unknown , Rabu, 19 Oktober 2011 00.09

 “Kita tidak pernah punya tendensi kontemporer, Java Hip Hop adalah kejujuran, selamanya akan seperti itu. Tapi jika apa yang kita kerjakan dianggap seni, itu hak mereka”, demikian Marzuki Mohammad a.k.a Kill the DJ, founder dan produser JHF"

Pas surfing eh, nemu video JHF di you tube. Video klipnya mengusung bahasa jawa, dan yang luar biasa pembuatan video klipnya di New York yang nota bene-nya kiblat bagi musik hip-hop. inovasi dan idealisme JHF dalam bermusik memunculkan  banyak support dari seluruh penjuru dunia, menurut mereka inovasi yang mereka buat adalah ekspresi cross culture yang brilian.

Usaha yang dilakukan JHF bukan seumur jagung, konsistensi dan usaha itu dimulai sudah 8 tahun. Kini usaha tersebut mulai membuahkan hasil, Pelajaran moral yang bisa kita petik adalah "Idealisme itu sama dengan cara biasa maupun cara oportunistik, hanya bedanya idealisme perlu waktu lebih panjang untuk berproses, dapat diterima dan menampakan hasil". Di tengah banyaknya lagu2 populer mereka mengangkat budaya jawa dan dikombinasikan secara apik dalam kemasan Hip-hop. Bangsa Indonesia memang unik dan luar biasa.


 berikut kutipan pernyataan personil JHF: 
“Kaki kami masih berpijak pada bumi yang membesarkan kami, namun kepala bisa mengembara kemana pun kita mau. Semoga kami selalu dikaruniai rasa cinta dan kesederhanaan terhadap apa yang kami kerjakan”, Kill the DJ menegaskan bagaimana semuanya berjalan sangat natural"


About JHF

Videos for Asia Society

JHF Videoklip in New York

  Langkah kecil anak bangsa yang membanggakan, Berpijak pada budaya jawa dan berhasil mencapai punjak dunia..
Keep beat up your Hip-hop with Javanesse Wisdom, JHF!

wanna know more?visit: Hiphopdiningrat

0 Response to "From Ngayogyakarto to New York"